Bagaimana merubah diri menjadi trader sukses

Bagaimana merubah diri menjadi trader sukses

Mengenal Federal Reserve Lebih Dekat, Apa Itu The Fed?

Strategi Forex Pasca Rilis Berita, Bagaimana Caranya?

Tidak Ada Strategi Forex yang 100 Persen! Lakukan ini!

Apa Itu GDP (Gross Domestic Product) dalam Forex?

Apa Itu CPI (Consumer Price Index) dalam Forex?

Utang Amerika 400 Triliun, Terancam Default?

penyebab kegagalan investasi

Dalam dunia trading, kesuksesan dapat diraih dengan kedisiplinan terhadap manajemen risiko yang baik. Meskipun begitu, untuk menjadi trader sukses, manajemen psikologi juga tak boleh diremehkan. Psikologi sangat berperan besar dalam kesuksesan trading. Oleh karena itu, hindari “over” berikut ini agar rencana trading berhasil! Apa saja? Yuk simak!

Over trading (Trading Berlebihan)

Setiap trader tentunya menginginkan profit yang besar saat trading. Hasrat ingin mendapatkan profit ini terkadang membuat trader tersebut menjadi “gelap mata”. Trader biasanya terlalu memikirkan bagaimana caranya mendapatkan profit yang besar tanpa memikirkan bagaimana caranya untuk mempertahankan dana.

Jika trader tidak dapat mengendalikan hasrat untuk mendapatkan profit besar ini, trader pasti akan selalu terobsesi untuk membuka banyak posisi tanpa mempertimbangkan banyak hal. Mungkin satu atau dua kali bisa berhasil, namun jika kebiasaan ini diteruskan akan mengakibatkan potensi kerugian besar yang bisa datang kapan saja.

Oleh karena itu, kita sebagai trader sebaiknya dapat menahan hasrat untuk mendapatkan profit besar ini. Hal ini sangat berguna untuk menjalankan trading agar tetap disiplin. Fokuslah bagaimana cara mempertahankan dana, dengan begitu profit akan datang dengan sendirinya.

Over Confidence (Terlalu Percaya Diri)

Percaya diri memang penting dimiliki oleh seorang trader agar trading yang dilakukan tanpa keraguan. Namun, jika terlalu percaya diri juga dapat berpotensi menyebabkan kegagalan trading. Umumnya sikap terlalu percaya diri ini lahir karena profit yang terus datang secara berkelanjutan.

Seorang trader cenderung akan meremehkan jika telah mendapatkan profit berulang kali dan tidak memedulikan lagi strategi-strategi yang dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, sebanyak apa pun kita meraih profit, jangan pernah menyombongkan diri dan menyepelekan pasar. Pasar sangat fluktuatif, sehingga perubahan bisa saja terjadi kapan saja.

Over Leveraging (Terlalu Meremehkan Leverage)

Leverage adalah fitur yang ditawarkan oleh pialang untuk menjangkau trader bermodal kecil. Leverage sangat berguna bagi trader untuk menjangkau transaksi berkali-kali lipat dari modal yang dimiliki, sehingga trader memiliki potensi profit lebih besar dari modal yang dimiliki.

Namun, leverage sebaiknya digunakan dengan bijak sesuai dengan profil manajemen risiko yang dimiliki trader. Jangan sampai leverage ini justru menjadi “pembunuh” modal. Hal tersebut bisa saja terjadi jika seorang trader menggunakannya secara berlebihan tanpa memerhatikan manajemen risiko. Oleh karena itu, gunakanlah leverage dengan bijak dan jangan pernah meremehkannya.

Overexposure (Terlalu Banyak Ambil Risiko)

Seorang trader ketika menjalankan trading memang harus berani mengambil risiko. Namun, semua risiko yang diambil haruslah berdasarkan pertimbangan atau perhitungan yang matang. Sebaiknya jangan pernah mengambil risiko jika belum memiliki pertimbangan-pertimbangan tersebut.

Trading dilakukan berdasarkan analisis dan data-data yang ditemukan. Jika trader tidak memiliki data atau dasar analisis yang kuat sebelum open posisi, sebaiknya jangan pernah untuk mengambil risiko dengan mencoba peruntungan. Hal tersebut dikarenakan trading bukanlah judi yang mengandalkan peruntungan semata.

Overriding Stops (Terlalu Banyak Mengubah Stop Loss)

Dalam trading, stop loss sangat berperan penting untuk membatasi toleransi kerugian yang bisa diterima. Stop loss merupakan salah satu rencana trading yang sebaiknya dibuat sebelum melakukan open posisi.

Jika seorang trader sudah membuat rencana trading beserta besaran stop loss di dalamnya, cobalah untuk mematuhi rencana dan stop loss yang sudah dibuat. Jangan menganggap remeh dengan mengubah-ubah besaran stop loss. Hal ini bisa saja mengacaukan psikologi dan rencana trading bisa saja berantakan.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai beberapa “over” yang harus dihindari ketika trading. Pada dasarnya kesuksesan trading ditentukan dengan seberapa besar usaha Anda untuk disiplin menjalankannya.

Bagi Anda yang memiliki kesulitan ketika trading, jangan sungkan untuk menghubungi para profesional Mentari Mulia! Para profesional kami akan selalu siap memberikan bimbingan dan edukasi dengan sepenuh hati

Dengan bergabung bersama mentari, Anda berkesempatan untuk mendapatkan berita pasar dan sinyal trading harian dari para analis internasional. Untuk itu, tunggu apalagi? Segera berinvestasi sekarang dan tentukan jalan kesuksesan Anda! Untuk buka akun, silakan klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *